Monday, May 19, 2008

Inter Milan Scudetto Musim 2007/2008


Inter Milan akhirnya merebut scudetto Serie A musim 2007/2008. Ini menyusul kemenangan Nerazzurri (julukan Inter) 2-0 (0-0) atas Parma di Ennio Tardini, Ahad (18/5) malam tadi WIB yang merupakan giornata pamungkas. Dengan tambahan tiga poin, Inter mengoleksi 85 poin. Nilai itu terpaut tiga poin dengan AS Roma yang hanya bermain imbang 1-1 (1-0) dengan Catania di Angelo Massimino. Sebelumnya, marjin keduanya hanya satu poin.

Bagi Inter, ini adalah gelar ketiga beruntun scudetto dan merupakan gelar yang ke-16. Nerazzurri menjadi klub ketiga dalam daftar jajaran kolektor scudetto. Di bawah Juventus, klub terbanyak juara dengan 27 kali, dan AC Milan 17.

‘’Kami akhirnya menunjukkan sebagai juara sejati setelah melawati kompetisi yang sangat kompetitif. Kemenangan ini kami persembahkan kepada Interisti yang setia mendukung kami,’’ ujar il capitano Inter Javier Zanetti yang dilansir situs resmi klub.

Hasil bertolak belakang diraih klub sekota Inter, AC Milan yang akhirnya tidak bisa tampil di Liga Champions tadi malam. Di laga pamungkas, Rossoneri (julukan Milan) memang tampil impresif dengan menang 4-1. Tapi, hasil itu tidak dapat mengangkat Milan karena Fiorentina menang 1-0 atas Torino.

Dengan hasil ini, Milan harus puas diperingkat kelima dengan 64 poin. Terpaut dua angka dengan La Viola (julukan Fiorentina) yang nangkring di ranking keempat atau posisi terakhir zona Liga Champions.

‘’Bermain di Piala UEFA tidak ada masalah. Musim depan, kami akan bermain untuk menjuarainya dan juga ingin memenangkan scudetto. Sudah lama kami tidak melakukan itu,’’ ujar playmaker Milan Kaka.

Sesungguhnya, Nerazzurri dapat mengunci gelar pada dua laga sebelumnya. Tapi, pasukan Roberto Mancini itu gagal memanfaatkannya usah kalah oleh AC Milan 2-1 (4/5) dan ditahan 2-2 dengan Siena, pekan lalu. Sebaliknya, Giallorossi terus mendulang kemenangan menumbangkan Sampdoria 3-0, kemudian Atalanta 2-1.

Meski demikian, persaingan Inter dengan Roma masih berlanjut. Mereka akan memperebutkan trofi Coppa Italia yang berlangsung pada Sabtu besok (24/5) di Olimpico, Roma. Ini adalah partai final edisi keempat yang mempertemukan kedua klub. Tahun lalu, juara adalah Giallorossi, setelah dua laga pamungkas sebelumnya dimenangkankan Nerazzurri.

Pada laga menghadapi Parma, dua gol bomber Inter Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan. Pemain asal Swedia itu memborong dua gol, meskipun dia baru masuk pada menit 51 menggantikan Cesar. Laga ini adalah penampilan perdananya usai mengalami cedera lutut.

2 comments:

harry martawijaya said...

Kisah yang menarik! Banyak sisi yang belum pernah terungkap di kisah2 pewayangan lain. Bagus sekali!

man of the match said...

Makasih Kang....dah mau mampir ke blogku