Saturday, March 28, 2009

Bunga - Kasih Jangan Kau Pergi


Lirik Lagu Bunga - Kasih Jangan Kau Pergi

G D
Wajahmu selalu terbayang
Em
Dalam setiap angan
C7
Yang tak pernah bisa hilang
G
Walau sekejap
G D
Ingin s'lalu dekat denganmu
Em
Enggan hati berpisah
C7
Larut dalam dekapanmu
G D Em C7
Setiap saat......setiap saat

Reff :
G D
Oh kasih, janganlah pergi
Em C7
Tetaplah kau s'lalu di sini
G D
Jangan biarkan diriku sendiri
C
Larut di dalam sepi

Kembali ke : Reff

G D
Terlelap dalam belaianmu
Em
Tak kan pernah ku lepas
C7
Dalam diriku kau kumanja
G
Dalam pelukan
G D
Gemulai setiap gerakkanmu
Em
Membuatku slalu rindu
C7
Ku kecup lembut bibirmu
G D Em C7
Ku sayang padamu, ku sayang padamu

Kembali ke : Reff
Download Lagu Ini Disini



Thursday, March 26, 2009

Dari Balik Dinding (bernama) LUKA


Penulis : Dian Ibung dan Dian Candra
SINOPSIS BUKU - Dari Balik Dinding (Bernama) Luka
Pernahkah kita menyibak sisi lain dari kehidupan? Ada banyak perih dan luka yang menganga. Salah satunya adalah mereka yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Buku ini penting, bukan hanya bagi mereka yang dirundung duka dalam rumah tangga, tapi bagi kita semua. Untuk lebih mengetahui tindak KDRT yang menimpa teman, saudara, atau mungkin diri kita sendiri.

Dua penulis perempuan yang juga para istri ini -- dengan sepenuh jiwa mencatat kisah-kisah cinta tragis dan perjuangan para korban KDRT dalam mencari kebebasan. Dan buku ini diambil dari kisah nyata.

Saturday, March 21, 2009

Masjid Dian Al Mahri, dengan Kubah Berlapis Emas


Masjid Megah dengan kubah berlapis emas yang bernama Masjid Dian Al Mahri adalah sebuah masjid yang dibangun di tepi jalan Raya Meruyung-Cinere di Kecamatan Limo, Depok. Masjid ini selain sebagai menjadi tempat ibadah sholat bagi umat muslim sehari-hari, kompleks masjid ini juga menjadi kawasan wisata keluarga dan menarik perhatian banyak orang karena kubah-kubahnya yang dibuat dari emas. Selain itu karena luasnya area yang ada dan bebas diakses untuk umum, sehingga tempat ini sering menjadi tujuan liburan keluarga atau hanya sekedar dijadikan tempat beristirahat.

Sejarah

Masjid ini dibangun oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten, yang telah membeli tanah ini sejak tahun 1996. Masjid ini mulai dibangun sejak tahun 2001 dan selesai sekitar akhir tahun 2006. Masjid ini dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006, bertepatan dengan Idul Adha yang kedua kalinya pada tahun itu. Dengan luas kawasan 50 hektar, bangunan masjid ini menempati luas area sebesar 60 x 120 meter atau sekitar 8000 meter persegi. Masjid ini sendiri dapat menampung sekitar kurang lebih 20.000 jemaah. Kawasan masjid ini sering disebut sebagai kawasan masjid termegah di Asia Tenggara.

Arsitektur

Masjid Dian Al Mahri memiliki 5 kubah. Satu kubah utama dan 4 kubah kecil. Uniknya, seluruh kubah dilapisi emas setebal 2 sampai 3 milimeter dan mozaik kristal. Bentuk kubah utama menyerupai kubah Taj Mahal. Kubah tersebut memiliki diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter. Sementara 4 kubah kecil memiliki diameter bawah 6 meter, tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter. Selain itu di dalam masjid ini terdapat lampu gantung yang didatangkan langsung dari Italia seberat 8 ton.
Selain itu, relief hiasan di atas tempat imam juga terbuat dari emas 18 karat. Begitu juga pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Sedangkan mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan prado atau sisa emas.
Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk, untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya adalah gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen.
Halaman dalam berukuran 45 x 57 meter dan mampu menampung 8.000 jemaah. Enam menara (minaret) berbentuk segi enam atau heksagonal, yang melambangkan rukun iman, menjulang setinggi 40 meter. Keenam menara itu dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncaknya terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat. Sedangkan kubahnya mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India. Lima kubah melambangkan rukun Islam, seluruhnya dibalut mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya diimpor dari Italia.
Pada bagian interiornya, masjid ini menghadirkan pilar-pilar kokoh yang menjulang tinggi guna menciptakan skala ruang yang agung. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem, untuk memberi karakter ruang yang tenang dan hangat. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang pengerjaannya digarap ahli dari Italia.

Friday, March 20, 2009

Hasil Drawing 8 Besar Liga Champions


Pada hari Jum'at 20/3, Drawing babak 8 besar liga champions dilakukan di Nyon, Swiss. Dua klub Inggris Liverpool dan Chelsea akan saling beradu kekuatan. Untuk lebih lengkapnya berikut adalah hasil drawing
Villareal FC VS Arsenal FC
Manchester United VS FC Porto
Liverpool FC VS Chelsea FC
FC Barcelona VS Bayern Munchen

Monday, March 16, 2009

Diego Milito Jadi Incaran


Peforma cemerlang Diego Milito bersama Genoa mencuri perhatian klub-klub besar Eropa salah satunya adalah juara Ligue 1 tujuh musim terakhir, Olympique Lyon. Les Gones julukan Lyon saat ini berburu striker baru sebagai antisipasi hengkangnya bomber Karim Benzema yang saat ini jadi rebuta tim-tim juara Eropa, antara lain MU, FC Barcelona, Real Madrid.

Sepanjang musim ini yang jg musim perdananya di serie A, Milito sudah menjaringkan 15 Gol, Milito pun menjadi pemain yang paling dipuja di Marassi, markas Genoa. Suporter Genoa sendiri sudah mengancam managemen club agar tidak melepas Milito ke klub manapun. Saat ini, bomber berusia 29 tahun itu juga menjadi salah satu andalan pelatih timnas Argentina, Diego Maradona, untuk meloloskan Tim Tango ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Sebelum Lyon, jawara Inter Milan sudah menyatakan tertarik dengan saudara kandung bek Barcelona Gabriel Milito itu.

Saturday, March 7, 2009

Dragonball Evolution 2009


Genre: Action, Adventure, Fantasy
Starring : Justin Chatwin, Joon Park, Jamie Chung, Chow Yun Fat, Emmy Rossum
Director : James Wong
Release Date : 8 April 2009
Sinopsis : sekitar awal bulan april tepatnya tanggal 8 nanti film Dragonball Evolution akan segera dirilis, jika dibandingkan dengan versi animenya memang tampak sangat berbeda soalnya pemeran dari film tersebut bule-bule. Yang ga habis pikir si Akira Toriyama dan Stephen Chow ikut andil disitu kok malah jadi begitu. Begini ceritanya si Goku (Justin Chatwin) melakukan perjalanan untuk menemukan Master Roshi (Chow Yun-Fat) dan mengumpulkan tujuh buah Dragon Balls sebelum Piccolo (James Marsters) lebih dulu menemukannya. Dalam perjalanannya, Goku bertemu dengan Bulma (Emmy Rossum) yang akhirnya ikut membantu Goku berpetualang dalam menemukan Dragon Balls. Ketika tiba di tempat Master Roshi, si Goku tidak disambut dengan baik dan ia harus berjuang untuk mengambil hati Master Roshi. Master Roshi akhirnya mengetahui bahwa Goku adalah cucu dari Gohan (Randall Duk Kim) dan ia melatihnya sebagai persiapan diri untuk pertempuran akhir melawan Piccolo dan mencegahnya merebut Dragon Balls.

Thursday, March 5, 2009

TWILIGHT


Jenis Film : Action/drama
Produser : Mark Morgan, Greg Mooradian, Wyck Gofrey
Produksi : Summit Entertainment
Homepage : http://www.twilightthemovie.com/
Durasi : 120

Pemain : Kristen Stewart
Robert Pattinson
Billy Burke
Peter Facinelli
Elizabeth Reaser
Sutradara : Catherine Hardwicke
Penulis : Melissa Rosenberg

Sinopsis : Twilight meruapakan kisah romantis modern antara seorang gadis dan vampire.

Bella Swan (Kristen Stewart) berbeda dengan gadis lainnya, tidak pernah bergaul dengan teman sekolahnya di SMA Phoenix. Saat ibunya menikah lagi dan mengirim Bella untuk tinggal bersama Ayahnya di kota kecil Forks, Washington, ia tidak berharap banyak perubahan dalam dirinya. Ketika ia bertemu dengan Edward Cullen (Robert Pattison) yang misterius dan tampan, Edward bukanlah pria yangbiasa ia temui. Edward adalah vampire namun ia tidak memiliki taring dan ia beserta keluarganya memilih untuk tidak mengisap darah manusia

Mereka berdua menjadi sepasang kekasih. Bagi Edward – Bella adalah gadia yang ia tunggu selama 90 tahun – sebagai belahan jiwanya. Namun semakin dekat hubungan mereka – semakin berat usaha Edward untuk mengontrol dirinya. Apa yang akan dilakukan oleh Edward dan Bella saat sekelompok vampir baru lainnya - James (Cam Gigandet), Laurent (Edi Gathegi) dan Victoria (Rachelle Lafevre) – hadir dan mengancam hidup mereka?
sumber : http://www.21cineplex.com/

Daftar Kelangkaan di Indonesia

Beberapa Kelangkaan yang terdapat di Indonesia

1. Harimau.

Keberadaan harimau di Indonesia diketahui sangat langka sehingga hanya dapat ditemui di sedikit hutan di Indonesia dan jumlahnya pun sangat sedikit (hanya beberapa ekor saja). Namun daftar ini tidak termasuk harimau jadi-jadian.

2. Orang yang sangat jujur.

Orang yang jujur kemungkinan masih ada, namun jumlahnya mungkin sangat sedikit sekali. Tetapi apabila dilihat dari jumlah seluruh penduduk Indonesia, kemungkinan masih lebih besar dari jumlah harimau.

3. Uang yang benar-benar halal.

Uang yang benar-benar bersih dan halal kemungkinan termasuk langka. Hal ini disebabkan perputaran uang di jaman sekarang dengan sistem perekonomian kapitalis ditambah unsur langkanya kejujuran dalam berbisnis menjadikannya langka.

4. Orang utan

Diketahui jumlah orang utan di Kalimantan dan Sumatera banyak berkurang hingga mencapai titik kritis disebabkan berkurangnya habitat mereka secara drastis. Perambahan hutan untuk industri dan pembalakan kayu hutan sudah sedemikian luar biasa adalah penyebab utama berkurangnya habitat orang utan.

5. Barang makanan tidak berbahan kimia buatan

Dimulai dari tahap penanaman sampai dengan pabriksasi, hampir-hampir tidak ada barang makanan yang tidak menggunakan bahan kimia buatan, kecuali barang makanan yang diolah secara tradisional di rumah-rumah dengan bahan alami dan untuk konsumsi sendiri.

6. Pemimpin (birokrat, pejabat, manager, dll) yang amanah

Sistem politik yang ada ditambah hubungan antara pihak pemerintah dan swasta yang memungkinkan untuk korup menjadikan pemimpin yang amanah (jujur dan bertanggung jawab) termasuk langka.

7. Gadis perawan (Usia 20 tahun ke atas)

Pergaulan bebas dan semakin menurunnya jumlah laki-laki dibanding jumlah perempuan (menurut sensus penduduk), membuat banyak perempuan mengambil tindakan nekad untuk mendapatkan pasangan hidup.

8. Perjaka tingting (Usia 20 tahun ke atas)

Pergaulan bebas dan hampir tidak terlihatnya resiko bagi pihak pria bila berhubungan suami isteri sebelum menikah membuat banyak pria sudah tidak perjaka lagi sebelum memasuki jenjang pernikahan, namun pria malu-malu dan play alone saja, sih, masih ada.

9. Orang yang taat peraturan

Di zaman ketika kecepatan dan kemudahan menjadi ukuran, maka orang yang tidak taat peraturan dan ingin mengambil jalan pintas semakin banyak, sehingga orang yang taat dengan peraturan termasuk langka.

10. Pelajar atau mahasiswa tidak nyontek

Cara belajar yang keliru dan pergaulan yang lebih banyak hura-hura dan bermain membuat sebagian besar pelajar dan mahasiswa kehilangan kepercayaan diri dan cenderung memilih menyontek dari pada dapat rapor jelek atau tidak lulus skripsi.

11. Solar

Antrian kendaraan yang ingin membeli solar di banyak SPBU di beberapa daerah membuktikan bahwa solar sudah menjadi langka, apalagi ada kenaikan harga BBM (termasuk solar) untuk industri akan semakin memperparah kelangkaannya.

12. Minyak tanah

Penjatahan minyak tanah untuk rakyat kecil yang masih menggunakan minyak tanah untuk keperluan rumah tangga menjadi bukti bahwa minyak tanah termasuk langka. Penggunaan minyak tanah sebagai pencampur solar oleh pedagang yang tidak jujur akan menambah kelangkaan ini.

13. Orang yang dermawan

Kondisi perekonomian makro maupun mikro yang mulai sulit, membuat sebagian besar orang mengalami krisis kepedulian dan kedermawanan. Walaupun membantu biasanya minta diumumkan kepada orang banyak, disiarkan televisi atau masih memberi tapi dengan muka masam.

14. Petani

Sebagian generasi muda di pedesaan lebih memilih berangkat ke kota untuk mengadu nasib mencari pekerjaan, bahkan ada yang rela harus dauber-uber satpol PP dari pada menjadi petani di kampung. Namun di desa-desa daerah luar pulau Jawa jumlah petani masih tidak terlalu langka.

15. Anak yang taat dan patuh kepada orang tua

Pergaulan remaja di zaman sekarang memungkinkan berkurangnya ketaatan anak kepada orang tua. Hal ini juga ditunjang kurangnya contoh tauladan yang baik dari orang tua. Namun banyak juga yang kembali taat setelah menikah dan berkeluarga.

16. Cinta yang tulus

Cinta yang tulus memang agak sedikit langka, terutama karena adanya tuntutan zaman yang serba materialistis. Namun cinta yang tulus masih bisa diharapkan tumbuh setelah melalui proses yang cukup lama.

17. Listrik

Pasokan listrik di beberapa daerah mengalami sedikit kendala, baik faktor pasokan bahan bakar atau kerusakan mesin pembangkit, sehingga pemadaman listrik masih sering terjadi.


Monday, March 2, 2009

Produk Terbaru Ponari

Setelah memutuskan untuk tidak lagi menerima pengobatan di daerah asalnya, Ponari si Dukun Cilik akhirnya mempromosikan produk terbarunya melalui media periklanan, ini bermaksud supaya dapat memudahkan para pelanggannya yang sudah terlanjur ngefans sama bocah tersebut...ha...ha...siapa yang berminat....????



Wallpaper Bola











Relevansi Budaya Jawa

Sastra Jawa dalam puluhan tahun terakhir masih memprihatinkan. Banyak sekali para anak muda sekarang ini sudah melupakan bahasa dan sastranya sendiri, yaitu sastra Jawa. Pemerintah telah melakukan upaya dengan pengajaran bahasa Jawa, yang dulu hanya sampai tingkat sekolah pertama (SMP), sekarang sampai di tingkat sekolah menengah atas atau SMA. Tetapi hal itu tidak begitu membantu karena memang budaya anak muda kita telah berubah. Mereka lebih condong memilih berkiblat kepada kebudayaan Barat dari cara berpakaian, gaya bicara, dan gaya hidup.

Pengajaran sastra Jawa sebenarnya harus lebih ditekankan pada falsafah hidup atau ungkapan-ungkapan Jawa yang dapat memberikan nilai moral, nilai etika, dan nilai religius untuk anak muda sekarang ini. Sastra Jawa tidak hanya terpancang oleh tulisan Jawa dan susunan kata yang membentuk sebuah kalimat yang baik. Memang, dalam penggunaan bahasa Jawa untuk percakapan ada tingkatan-tingkatan tertentu untuk menghormati lawan bicara. Untuk yang lebih tua kita menggunakan bahasa krama alus dan krama inggil, sedangkan untuk teman sebaya kita menggunakan ngoko atau ngoko alus. Itu yang menyangkut tentang hal tata krama atau aturan dalam berbicara. Ada lagi yang tak kalah pentingnya yaitu pandangan hidup orang Jawa atau falsafah orang Jawa.
Orang Jawa terkenal dengan tutur kata halus dan tingkah laku sopan. Kita dapat melihat anak muda zaman sekarang sudah jarang menggunakan bahasa Jawa, apalagi pandangan hidup orang Jawa. Padahal, pelajaran bahasa Jawa diajarkan di sekolah dari sejak sekolah dasar sampai menengah atas. Bahasa Jawa adalah bahasa ibu. Ketika kita masih kecil kita selalu disanjung istilah dalam bahasa jawanya dikudang untuk melantunkan doa-doa dan pengharapan supaya kita menjadi anak yang berbakti dan berguna. Anak muda adalah generasi penerus yang harus mewarisi khazanah kekayaan budaya Jawa. Bila tidak kita sebagai penerus budaya Jawa mau siapa lagi? Itu adalah hukum alam, yaitu adanya regenerasi baru untuk kelangsungan budaya terdahulu.
Budaya Jawa adalah budaya yang adiluhung. Keraton sebagai salah satu sumber kebudayaan Jawa merupakan anutan atau contoh untuk orang-orang yang berada di luar keraton. Budaya Jawa dalam keraton merupakan budaya tinggi. Hal itu berbeda dengan kondisi yang terjadi di luar yang cenderung tidak begitu formal dan konvensional dalam pemahaman dan penerapan budaya Jawa.
Falsafah orang Jawa itu memang terlalu rumit dan terlalu banyak aturan-aturan yang harus dipegang atau dipertahankan. Tetapi bukan berarti kita harus meninggalkannya. Di situlah letak kearifan budaya Jawa. Setiap orang tidak boleh seenaknya sendiri, harus mempunyai rasa ewuh pekewuh dengan orang lain supaya ada keselarasan hidup yang lebih baik.
Saat ini kebudayaan Jawa berada dalam persaingan kompleks menghadapi perubahan-perubahan besar yang begitu cepat. Kita sebagai manusia Jawa harus dapat bertahan walaupun benturan-benturan budaya asing sangat terasa. Kita dapat melihat dari tayangan televisi. Kita tonton sehari-hari film luar negeri yang selalu menawarkan super hero dan kemustahilan-kemustahilan, sinetron yang mengagungkan gaya hidup dan kekayaan atau acara reality show yang dengan sekejap dapat menjadikan seseorang sebagai super star tanpa harus bekerja keras.
Manusia Jawa selalu mengutamakan proses atau laku untuk sebuah pencapaian. Dalam falsafah jawa “sapa nandur bakal ngundhuh” di mana sesuatu itu memerlukan suatu proses panjang secara bertahap bukan instant seperti pada saat sekarang orang seakan–akan memaksakan segala sesuatu harus serba cepat sehingga dapat menimbulkan ekses negatif. Karena ingin kaya seseorang mungkin tidak mau bekerja keras tetapi memilih untuk melakukan tindakan korupsi dengan mengabaikan etika dan hukum.
Orang sering lupa bahwa “jeneng” lebih berharga daripada “jenang” (harga diri lebih mulia daripada kekayaan haram). Untuk mencapai jeneng biasanya orang Jawa akan melakukan prihatin atau tirakat atau tapa brata untuk kebaikan diri sendiri, keluarga, keturuanan, dan masyarakat. Kita diingatkan bagaimana Panembahan Senopati tapa brata demi keturunanya yang menjadi penguasa tanah Jawa dengan mengabaikan kenikmatan duniawi bagi diri sendiri. Adakah orang sekarang yang seperti itu?
Kebanyakan demi ambisi pribadi lupa bahwa dia mempunyai keturunan yang akan meneruskan sejarah hidupnya. Mari kita lihat bagaimana orang dalam usia senja masih sibuk dengan kedudukan, harta, dan asmara, seakan dunia ini hanya miliknya abadi. Dengan tanpa malu-malu kalau tertangkap basah dalam tindak kejahatan yang dilakukan lalu berlindung dengan apologi-apologi murahan.
Kesadaran atas budaya Jawa mungkin bisa menjadi kontrol bagi kita untuk tidak selalu ingin mencapai segala sesuatu dalam hal materi (ekonomi), kekuasaan, dan kenikmatan duniawai. Budaya Jawa masih relevan untuk menjadi sumber hikmah dalam kehidupan modern sekarang ini. Ciri mendasar dari budaya Jawa yang dapat kita terapkan adalah kesadaran hidup secara utuh jiwa dan raga, harmonisasi, dan pengutamaan etika dalam hidup bersama orang lain.

PERMAINAN TRADISIONAL YANG TERLUPA

Kemajuan jaman sekarang ini semakin pesat dan dikuti pula oleh perkembangan teknologi yang serba canggih. Berbagai kemudahan ditawarkan untuk itu dari telekomunikasi, akses internet yang semakin mudah dan sampai kepada permainan anak-anak yang serba otomatis dan prgamatis. Memang dampak tersebut dapat dirasakan oleh orang banyak dan dapat memberikan identitas bahwa bangsa ini tidak ketinggalan jaman dalam hal teknologi. Kita dapat melihat anak-anak sekarang lebih menyukai permainan yang serba elektronik yang memberikan kemudahan, tidak perlu bersusah-susah membuat atau mencari teman untuk bermain, cukup mereka pergi ke mall atau arena bermain sudah dapat bermain sepuasnya asalkan mempunyai uang yang cukup.
Kita dapat melihat jenis permainan anak-anak jaman sekarang dari play station, video game, mobil-mobilan yang digerakkan dengan remote control, boneka yang dapat berbicara layaknya manusia dan masih banyak lagi. Berbeda dengan permainan tradisional yang sederhana tetapi dapat memberikan pelajaran kepada anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.
Permainan tradisional memang bisa dikatakan ketinggalan jaman bila disesuikan dengan jaman sekarang. Tetapi, sebenarnya bahwa permainan tradisional adalah salah satu warisan dari nenek moyang kita terdahulu yang wajib dilestarikan. Anak-anak sekarang lebih cenderung ke sifat individualis dan konsumtif karena pengaruh acara televisi yang mereka tonton. Mereka dapat berjam-jam di depan televisi menikmati acara yang ditonton dari sinetron sampai film kartun tanpa harus keluar rumah untuk bermain dan bersosialisasi dengan teman. Padahal anak-anak harus lebih banyak bersosialisasi dengan teman sebayanya untuk membentuk karakter anak itu sendiri.
Kita ketahui anak-anak adalah peniru yang baik. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat ditelevisi tanpa mengetahui efek yang akan timbul pada dirinya atau sebab dan akibatnya. Bila itu terjadi secara terus menerus akan mempengaruhi cara berpikir anak itu sendiri. Hal itu tidak hanya terjadi di kota-kota tetapi di desa sekarang pun permainan tradisional ditinggalkan. Tanpa kita sadari bahwa pabrikan yang memproduksi mainan tersebut adalah penjajah yang berkedok dengan produk. Bayangkan orang tua harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli satu macam mainan padahal banyak sekali macam mainan yang ada. Tidak hanya sampai disitu kita harus rela kehilangan ciri identitas budaya lokal bangsa ini yang unik, yang setiap bangsa tidak memilikinya.
Bangsa-bangsa maju seperti Cina, Jepang, Korea, atau Amerika yang memproduksi mainan itu mempunyai misi khusus yaitu untuk memasukkan unsur budaya mereka dengan membonceng hasil produk mereka. Tentu hal yang termudah anak-anak karena kejiwaan mereka masih labil, masih mudah untuk dipengaruhi. Tentu bila kita menengok ke belakang sebelum produk-produk mainan luar negeri merajalela, orang tua tidak harus bersusah-susah mengeluarkan uang. Setiap anak-anak keluar rumah masih bisa bermain dengan hal-hal yang ada disekitarnya tidak harus serba mahal dan mengeluarkan biaya.
Bila sejak dini anak sudah dibiasakan dengan pola hidup sederhana dan rasa tanggung jawab dia akan menjadi anak yang berhasil dan menurut kepada orang tua. Memang itu tidak mudah, setiap anak mempunyai karakter yang berbeda-beda dan masa kecil adalah masa bermain bagi anak. Tetapi, apa salahnya jika kita mempengaruhi anak dengan pola atau pengemasan permainan yang mengajarkan hal tersebut. Toh, anak-anak masih bisa bermain dan tidak kehilangan masa itu.
Keberadaan permainan anak-anak dengan bentuk dan teknik modern terkadang menjadi sumber dari kealpaan terhadap permainan anak-anak tradisional. Berbagai jenis permainan tradisional untuk anak justru memberi sesuatu yang dibutuhkan anak terkait dengan sosialisasi, edukasi, filosofi, etika, kearifan, disiplin, sportivitas, dan lain-lain. Sekarang sudah saatnya untuk menengok dan menghidupkan kembali berbagai jenis permainan tradisional itu sebagai sesuatu yang memberikan efek poisitif dan konstruktif bagi anak-anak.
Ada berbagai macam permaianan tradisional dan sifatnya bervariatif memungkinkan anak-anak tidak mempunyai rasa bosan. Contoh, permainan benthic, biasanya permainan ini dimainkan oleh anak laki-laki. Ada juga permainan untuk anak perempuan yaitu cublak-cublak suweng. Anak perempuan biasanya melakukan permainan ini dengan bernyanyi. Tidak hanya itu ada juga permainan tradisional yang dilakukan dimalam hari ketika bulan purnama yaitu jamuran. Permainan ini juga dilakukan sambil berdendang atau bernyanyi.
Dharmamulya (1997) menyebutkan bahwa permaianan anak tradisional mengandung beberapa nilai unsur budaya yang antara lain bahwa permainan anak tradisional mengandung unsur rasa senang bagi anak yang memainkannya, dan rasa senang ini dapat mewujudkan suatu fase kesempatan baik menuju kemajuan. Permaianan tradisional secara tidak langsung juga mengajarkan pada anak tentang nilai-nilai budaya yaitu nilai gotong royong, kebersamaan, saling tolong menolong, tepa slira antar sesama teman dan memupuk rasa keberanian yang menjadikan anak supaya tidak minder. Tanpa disadari, anak-anak itu sendiri telah memupuk nilai-nilai budaya dalam dirinya masing-masing dan ikut melestarikan budaya lokal yang penuh makna dan berarti bagi kelangsungannya untuk kemajuan jaman saat ini.

Rohadi Budi Widyatmoko
Mahasiswa Jurusan Sastra Daerah
FSSR Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta